Hadits Arba’in Nisaaiyyah 40 Nasihat Rosul Bagi Wanita

PART 1

1. Sholat di Rumah Lebih Utama

Ibn Umar r.a. meriwayatkan, bahwa baginda Rasul bersabda,

“ Janganlah kalian melarang kaum wanita pergi ke masjid; akan tetapi shalat dirumah adalah lebih baik bagi mereka” [ HR. Ab Daud dari Abdullah bin ‘Umar, no. 567, Ibnu Khuzaimah no. 1683, Al-Hakim no. 755 dan yang lainnya; shahih laghairihi ]

2. Wanita Boleh Keluar Rumah dengan Izin

Rasululloh SAW bersabda :

“ Allah telah mengijinkan kalian untuk keluar rumah guna menunaikan hajat kalian.” (Muttafaqun ‘Alahi)

Namun juga ingat petuah Rasulullah SAW,\ yang lainnya : “ wanita itu adalah aurat maka bila ia keluar rumah syaitan menyambutnya.” (HR. AT Tirmidzi, shahih lihat Al-Irwa’ no. 273 dan Shahihul Musnad 2/36)

Sehingga wajib baginya ketika hendak keluar harus memperhatikan adab yang telah disyariatkan oleh Allah SWT dan Rosul-Nya yaitu :

  1. Memakai jilbab yang syar’i sebagaimana dalam surat Al-Ahzab : 59
  2. Atas izin dari suaminya, bila ia sudah menikah.
  3. Tidak boleh melenggak lenggok ketika jalan.
  4. Hindari memakai wewangian. (Al-Jami’ush Shahih: 4/311)
  5. Tidak boleh bersafar kecuali dengan mahramnya. (HR. Muslim no 1341 )
  6. Tidak boleh menghentakan kaki ketika berjalan agar diketahui perhiasannya.(An-Nuur: 31)
  7. Tidak boleh ikhtilath(campur baur) dengan lawan jenis.(Lihat Shahih Al-Bukhari no. 870)
  8. Tidak boleh khalwat (menyepi dengan pria lain yang bukan muhram).(Lihat Shahih Muslim 2/978)

3. Allah Lebih Dekat dengan Wanita yang Berdiam di Rumah

Dari Abdullah, dari Nabi beliau bersabda, “ Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka syaitan akan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan Allahadalah ketika dia berada di dalam rumahnya.” ( HR.Ibnu Khuzaimah no. 1685, sanadnya dinilai shahih oleh Al-Albani).

4. Tidak Boleh Melarang Wanita Shalat ke Masjid

Shalat seorang wanita di rumahnya secara umum lebih baik dibandingkan shalatnya yang dilakukan di masjid. Namun bila ada wanita yang meminta ijin untuk shalat di masjid ( utamanyauntuk berjamaah ), kita tidak boleh melarangnya, berdasarkan riwayat :

“ Salah seorang istri ‘Umar bin Al-Khaththab r.a. biasa menghadiri shalat ‘Isya’mdan Shubuh berjamaah di masjid. Ada yang berkata kepadanya, ‘Mengapa Anda keluar, bukankah Anda tahu bahwa ‘Umar tidak menyukai hal ini dan pecemburu?’ Ia menjawab, ‘Apa yang menghalanginya untuk melarangku adalah sabda Nabi SAW ‘Janganlah kalian melarang kaum wanita pergi ke masjid.” ( HR. Al-Bukhari dari Abdullah bin Umar, no. 858 dan Muslim no. 442. Lafazh ini milik Al-Bukhari)

5. Hukum Mengenakan Wewangian Saat Keluar Rumah

Hindari memakai wangi-wangian karena Rasulullah SAW bersabda :

“ Setiap mata itu berzina. Bila seorang wanita memakai wewangian kemudian ia melewati majelis laki-laki (yang bukan mahramnya) maka wanita itu begini dan begitu.” ( HR. At-Tirmidzi, no. 2237). Dalam Riwayat Ahmad (4/414)

“Wanita mana saja yang memakai wangi-wangian, kemudian ia melewati satu kaum agar mereka mencium wanginya, maka wanita itu pezina.” ( Dihasankan oleh Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’us Shahih 4/311)

Mengapa si wanita disebut demikian? Karena ia mengobarkan syahwat lelaki dengan aroma yang berasal dari wewangian yang dipakainya. Sehingga mereka terpancing untuk memandangnya. Bila demikian, si lelaki menjadi berzina dengan kedua matanya dan si wanitalah penyebabnya, maka ia berdosa. Demikian kata Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (8/58).

Karena itu Nabi SAW melarang wanita yang ingin ikut shalat berjamaah di masjid untuk memakai minyak wangi sebagaimana sabdanya :

“Apabila salah seorang dari kalian (para wanita) ingin ikut shalat ‘Isya berjamaah (di masjid), maka janganlah ia memakai minyak wangi pada malam itu.” (shahih, HR. Muslim no. 443 )

Namun apabila dirumah, atau tampil bersama mahram (suami) mengenakan wewangian sangat dianjurkan. Sebab wangi yang semerbak member nuansa tersendiri, melapangkan dada, dan menyenangkan hati. Sehinnga wajar bika setiap insane menyukai, termasuk Rasul kita yang mulia SAW. Anas bin Malik r.a. berkata. “ Rosulullah SAW pernah bersabda:”

“Wanita dan minyak wangi dijadikan sebagai kecintaanku dari dunia ini dan shalat dijadikan sebagai penyejuk mataku,” (HR. Ahmad, 3/128 Mimma Laisa fish Shahihain, 1/82)

(Yeni)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s