Smart Trick Sukses di Dunia kampus

Nah , untuk urusan yang satu ini, `tidak sedikit pelajar atau mahasiswa yang karena terlalu keasyikan berorganisasi sampai lupa dengan masalah akademisnya. Tanda-tanda yang melekat diantaranya seperti boos kuliah, titip absen dengan alasan-alasan tidak jelas.

Ada kata-kata menarik yang dikemukakn salah seorang sahabat lulusan ITB jurusan teknik informatika. Saat dimintai untuk berbagi motivasi pada kuliah subuh dalam rangka acara Forum Indonesia Muda. Beliau yang bernama lengkap Muhammad Fajrin Rasyid menceritakan pengalaman pribadinya hingga mendapatkan kesuksesan dalam bidang akademisnya. Statement yang keluar dari mulutnya yang juga menjadi salah satu prinsip hidupnya yaitu “kalau IPK dipandang sebagai hal yang sepele, masa dengan hal yang sepele saja kita gagal? Mana mungkin kita layak mendapatkan amanah yang lebih besar jika dengan hal sepele saja sudah gagal?” tepat sekali untaian kalimat yang disampaikan Muhammad fajrin,dengan prinsip itu pula beliau berhasil menjadi salah satu mahasiswa Indonesia yang mengikuti student exchange ke Daejon University selama satu tahun. Cita-citanya pun tidak main-main, melanjutkan S2 di MIT USA.

Lalu bagaimana caranya agar tidak hanya jago organisasi, senang organisasi, dan terdepan dalam aksi namun juga sukses dalam urusan akademis? Ada beberapa “smart trik” yang terbukti ampuh apabila diterapkan. Yaitu :

1.    Buat Goal Setting Yang Jelas. Untuk apa kuliah? Pertanyaan ini menjadi sangat penting, karena akumulasi dari niatlah munculnya tekad, tekad yang berbuah aksi nyata yang akan berdampak pada hasil yang akan dicapai. Saat beberapa mahasiswa ditanya tentang apa tujuan mereka kuliah, tidak jarang dari mereka yang menjawab karena dipaksa orang tua, karena iseng, cari si do’I atau bahkan hanya mengisi kekosongan waktu semata. Namun ada pula mahasiswa yang memang dari awal mempunyai tujuan spesifik yang jelas. Maka, tentukanlah apa sebenarnya tujuan berkuliah!

2.    Pahami Buku Panduan Akademik. Penting sekali memahami dan membuat strategi yang tepat dari panduan akademis yang kita miliki. Dari mulai SKS yang harus di ambil selama perkuliahan, mata kuliah wajib dan pilihan, mekanisme seminar dan skripsi, panduan membuat makalah (setiap Universitas berbeda-beda) hingga system perkuliahan yang berlaku.

3.    Kenali Karakter Belajar. Cara belajar di dunia kampus jauh berbeda dengan sewaktu kita belajar di sekolah menengah. Salah satu strateginya adalah sesegera mungkin mengetahui mana pola belajar yang paling cocok bagi kita salah satunya dengan cara mengingat-ingat kembali masa-masa indah belajar di SMA. Temukan cara belajar seperti apa, dengan suasana seperti apa kita dapat dengan mudah menyerap ilmu dan berada di level konsentrasi tertinggi. Misalnya: saya cepat menyerap ilmu dan menghafal di saat yang hening pada pukul 03.00 pagi setelah sholat tahajjud.

4.    Buat Rencana Kesuksesan Akademik

Misalnya:

Tahun pertama: focus kuliah dengan meraih IP yang sanggat bagus, sambil mencoba-coba beberapa organisasi mahasiswa yang sesuai minat bakat.

Tahun kedua: mulai lebih serius berorganisasi sambil lebih memahami ilmu sesuai dengan jurusan, ikut perlombaan untuk mengukur potensi diri, IP minimal 3.5 dan mengikuti klub bisnis.

Tahun ketiga: mulai focus pada satu bidang yang disenangi atau yakin mendapat “expert” di bidang tsb, mulai melatih diri dengan proyek atau pekerjaan sesuai dengan komprtensi diri dan mulai membangun nama baik dan relasi

Tahun keempat: membuka bisnis dengan ilmu yang didapat selama berada di masyarakat kampus juga beberapa komunitas bisnis yang menginspirasi sambil menyusun skripsi, lulus 3.5 tahun dengan IPK minimal 3.6. organisasi sukses, jaringan banyak, kuliah mantap.

5.    Nilai Mata kuliah Kurang Memuaskan ?. Semuanya adalah pilihan. Jika target kita lulus cepat, maka jangan terlalu memikirkan nilai mata kuliah yang kurang memuaskan. Sebaiknya ambial dulu mata kuliah yang dapat di ambil semester itu atau mata kuliah-mata kuliah semester atas. Jika masih ada kesempatan untuk mengulang pada semester-semester akhir perkuliahan tanyakanlah pada diri anda sendiri perlu atau tidak, kalau memang bertekat untuk tidak ada nilai B atau C sehingga harus mengulang, silahkan mengulang!

6.    Ambil dahulu mata kuliah Prasyarat. Banyak yang tidak dapat mengambil matakuliah semester atas karena belum mengontrak mata kuliah prasyarat. Banyaklah bertanya pada pembimbing akademik,wali atau kakak tingkat tentang mana saja mata kuliah yang menjadi mata kuliah prasyarat.

7.    Banyak Membaca Dan Berlatih. Membaca bermanfaat untuk memperluas ilmu dan wawasan. Berlatih membuat kita terampil dalam suatu bidang. Sering lah berkunjung ke perpustakaan atau toko buku. Sekedar membaca buku yang disuka pun tidak masalah untukpembiasaan awal. Selanjutnya mulailah membaca semua literature yang menunjang pencapaian mimpi-mimpi kita di masa mendatang. Tentunya kita semua telah mengetahui keutamaan ilmu disbanding dengan harta. Ilmu menjaga diri kita,sedang harta kitalah yang menjaganya. Ilmu tidak akan habis jika diberikan bahkan bertambah, sedangkan harta akan habis jika dibagi.

8.    Miliki orang-orang Hebat di Sekeliling kita. Mulailah kita lebih banyak memanfaatkan waktu untuk belajar dari orang-orang hebat.orang-orang hebat itu tidak mesti yang jauh, dengan biaya mahal, dan pengorbanan yang besar. Boleh jadi orang-orang hebat itu adalah teman-teman anda satu kelas yang mempunyai keahliah yang berbeda-beda.jangan malu untuk belajar walaupun ia teman sekelas kita, atau bahkan adik kelas. Karena ilmu dan hikmah adalah sesuatu yang hilang. Maka saat kita menemukannya, ambil dan jangan disia-siakan. Jadilah orang yang pandai bersyukur dan berterimakasih.

9.    Hati-hati Jebakan Lingkungan. Carilah sahabat yang baik dan berkarakter yang menyemangati saat lemah, mendukung setiap mimpi yang dibangun dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Misalkan dalam meraih IP yang tinggi, menguasai percakapan bahasa inggris , dan lain-lain

Lingkungan kost-kostan pun sedikit banyak berpengaruh pada pembentukan karakter mahasiswa. Untuk itu, sebaiknya menghindari kost-kostan yang tidak memisahkan antara kost laki-laki dan perempuan (ingat pesan bang napi), hindari pula daerah yang tidak aman, seperti banyak kasus pencurian misalnya.

Sebaiknya dalam mencari kontrakan atau kost-kostan hal-hal di bawah ini diperhatikan:

– tidak terlalu dekat juga tidak terlalu jauh jaraknya dengan kampus

– aman dan memenuhi standar kesehatan

– lingkungan yang mendukung

– dekat dengan masjid atau musholla

 

10. Tanya pada yang sudah Berpangalaman. Sungguh tepat sekali pepatah “pengalaman adalah guru yang paling baik”. Dengan bertanya kita dapat mengefisienkan energy dari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu dialami. Mulailah bertanya pada kakak tingkat yang pernah terlebih dahulu mengalami dan merasakan mata kuliah yang akan kita ambil. Dan jika boleh pinjam buku atau diktatnya.

11. Miliki Waktu Belajar Khusus Tiap Harinay. Ukurlah kemempuan diri untuk menguasai suatu mata kuliah tertentu dan buatlah alokasi waktu untuk mempelajarinya setiap hari. Luangkan waktu biarpun sedikit yang penting berkelanjutan (continue) untuk mengulang pelajaran yang sudah di dapatkan di kampus dan mempelajari materi yang akan diajarkan. Berprinsiplah untuk beberapa langkah lebih maju dari mahasiswa yang lain “one step ahead” adalah filofofi yang baik untuk diterapkan.

 12. Aktif Bertanya Dan Antusias Dalam Setiap Mata Kuliah. Banyak sekali mahasiswa yang kuliah hanya mendengarkan tanpa mencatat, belum lagi saat dosen menerangkan, malah bercanda atau membicarakan topic di luar perkuliahan. Belum lagi dosen yang kurang atraktiv dalam mengajar. Menambah kelengkapan keringnya suasana pembelajaran. Lalu bagaimana solusinya ?? siapkan diri dan berniatlah untuk hadir kuliah demi mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Tulis setiap materi, aktiflah bertanya apabila masih ada yang tidak dimengerti. Boleh jadi dosen mengenal karena kita sering bertanya, poin plus juga. Jangan takut apa yang kita tanyakan adalah pertanyaan yang tidak berkualitas atau semua orang sudah tahu dengan jawabannya. Yakini, bahwa kita belajar bukan untuk dinilai orang lain, namun untuk mendapatkan ilmu secara utuh.

 

13. Buat Dosen Kenal Dengan Posisi Kita. Tidak perlu dibuat-buat dengan kedekatan yang Nampak seperti menjilat agar mendapat nilai yang bagus. Tunjukan saja prestasi terbaik kita. Bersilaturahim dan berbuat baiklah kepada mereka. Karena esensinya mereka adalah guru, yang telah mengajarkan ilmu berharga untuk masa depan kita. Ingatlah barang siapa yang memuliakan penduduk bumi , maka penduduk langit akan memuliakannya pula.

Baik sekali mempraktikan hal ini, duduk di kursi depan dekat dengan sumber ilmu, tegakkan bahu, condongkan 5 cm ke depan, anggukkan kepala setiap kita memahami, dan tersenyumlah dengan tulus. Rasakan perbedaannya !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s