Kajian Veteriner Perdana : Inikah Rasanya Cinta

jmv-20121Kave perdana di tahun 2013 yang cukup luar biasa. Subhanallah banyak peserta yang antusias mengikuti kajian mingguan FKH tersebut. Kegiatan yang diadakan oleh bidang Pelayanan Umat (PU) ini mengundang Ustad Reza. Tema yang diusung pun tidak tanggung-tanggung, yakni ‘Inikah Rasanya Cinta’. Membaca temanya sudah membuat kita penasaran dan bertanya-tanya, ‘seperti apa sih?’.

Cinta bukan kata yang asing lagi di telinga kita maupun dari pandangan kita. Rata-rata pasti sudah tahu dan sering merasakan hal seperti itu. So, itu wajar. Namun bagaimana wujud cinta dalam pandangan islam?. Cinta dalam islam yang paling tinggi, paling pertama yaitu cinta pada Allah dan Rasulullah. Wujud cinta kita adalah dengan selalu beriman dan bertakwa. Setiap tindakan kita landasi dengan mengharap keridhoan Allah. Selalu meneledani sifat-sifat Rasulullah. Berpegang pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Lalu bagaimana dengan cinta terhadap duniawi? Banyak sekali wujud kecintaan dunia, cinta pada harta, perhiasan, jabatan, dan manusia. Paling banyak adalah cinta pada manusia. Secara fitrah cinta pada manusia terutama pada lawan jenis itu adalah hal yang wajar. Tapi kita umat muslim yang tahu agama harusnya tahu aturan dan batasannya. Memandang lawan jenis yang bukan mahrom itu dilarang, apalagi sampai berpegangan tangan atau hal-hal yang menjurus kemaksiatan lainnya.

Islam nggak mengenal kamus pacaran. Banyak yang beralasan bahwa pacaran itu adalah solusi paling tepat mengenal pasangan kita. ‘Kalo nggak pacaran dulu, mana mungkin kita bisa kenal dan tahu karakter mereka?’ ‘Masak ada sih nikah dulu baru cinta? Kan adanya cinta dulu baru nikah. Cinta nggak bisa dipaksain.’ Alasan itu kalo dilogika memang ada benarnya, namun juga banyak yang tidak menjamin, karena pastinya akan ada kemungkinan : jika tidak ada kecocokkan atau sudah tidak cinta lagi, maka putus. Apakah cinta hanya dimaknai sedangkal itu dengan diawali dengan kata ‘PACARAN’ lalu berakhir dengan kata ‘PUTUS’??

Buat apa sih pacaran kalo akhirnya putus? Buat apa sih nikah lewat pacaran dulu kalo akhirnya cerai atau rumah tangganya nanti nggak harmonis? Ibarat sup yang didapat dengan cara haram, maka ujung-ujungnya saat kenikmatan isi dari sup itu sudah habis, maka yang ada hanya rasa kuah yang hambar. Seperti juga pacaran yang lama-lama akan bosan dan akhirnya pisah.

Sekali lagi pacaran dalam islam itu nggak ada, dan nggak boleh. Karena itu ada jalan yang paling mudah untuk membelokkan iman kita ke arah zina. Jika kita suka pada seseorang, maka buatlah komitmen yang kuat bahwa kita mencintainya, mencintai karena Allah bukan karena nafsu. Dan jalan yang benar dan halal adalah pernikahan.

Mengutip cerita dalam sebuah novel, ada seorang laki-laki yang terkenal dingin dan galak melamar seorang gadis yang sederhana dan agamanya kuat karena alasan dakwah. Seperti kisah Ali Bin Abi Thalib menikahi Fatimah Az-Zahra juga karena dakwah. Jadi, bagaimanapun kita mencintai seseorang, hakekatnya cinta itu ditujukan untuk Allah.

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S Ali Imran :31)

Jika kita merasakan cinta pada seseorang, maka sebisa mungkin kita bisa menjaga diri kita. Meski tidak mengungkapkan perasaan itu tapi kita juga harus bisa menjaga hati dari yang namanya zina hati. Banyak-banyak mengingat Allah, dan banyak melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk menghilangkan perasaan itu. Niatkan semua langkah, ucapan, dan tindakan kita hanya untuk Allah.

Tugas kita kuliah untuk belajar, niatkan belajar untuk hal ibadah. Dan ukir prestasi untuk membuka jalan dakwah. Kita umat muslim masih banyak hal yang lebih bermanfaat dibanding berkutat pada masalah percintaan. Bukan berarti kita tidak boleh jatuh cinta, tapi jika karena cinta pada duniawi khususnya pada manusia hanya akan membuat kita lalai beribadah, malas berdakwah, dan jauh pada Sang Pencipta, buat apa coba??

Muda, Aqidah kuat, Berbakat, Prestasi hebat, dan Semangat terus meningkat. Sepakatt???

Salam dakwah untuk semua.. J

Redaksi~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s